09 Maret 2011

Putih Diantara Hitam


“Tuhan menempatkan seseorang dalam hidupmu untuk sebuah alasan, dan menghapusnya dari hidupmu untuk alasan yang lebih baik..”

Baru saja, seorang teman membuatku kembali menuliskan sesuatu disini. Kata-kata yang amat bijak. Sederhana tapi sangat bermakna. Kembalilah berkaca, lihat tatapan matamu sendiri terproyeksikan oleh sebuah cermin disana, sudahkah kita memahami bayangan itu, memahami dirimu? Benarkan kau sudah benar-benar tahu apa yang kau inginkan? Atau selama ini hanya ada sebuah wajah labil yang tersembunyi dibalik topeng yang kau kenakan?

Terlalu lama sebenarnya, waktu kita untuk menjalani hidup jika hanya wajah palsu yang kita tunjukkan, yang entah darimana, membuat ego kita berada di atas segalanya. Dan terlalu singkat, jika kau melakukan apa yang sebenarnya kau inginkan. Karena bisa dipastikan, kau tidak akan pernah merasa waktumu cukup untuk mewujudkan semuanya.

Ada beberapa hal yang tidak kita ketahui secara pasti, tentang kehendak Tuhan. Semuanya bermula dan berakhir begitu saja atas kuasaNya. Manusia dengan sombongnya bicara seolah dirinyalah yang membuat darah dalam tubuhnya mengalir. Dan bukan perkara sulit bagiNya untuk membalas kesombongan manusia. Terkadang mereka bicara seolah Tuhan telah mengambil semua miliknya, padahal sebenarnya, Tuhan hanya mengambil kembali apa yang telah diberikanNya. Bukan tanpa alasan, tapi yang harusnya disadari, semuanya terjadi bukan karena memang harus terjadi, selalu ada yang Dia sisipkan disana, sebuah pesan bahwa Dia lah Sang Maha Kuasa dan Dia akan berikan semuanya yang terbaik untuk kita.

0 komentar:

Posting Komentar