15 Maret 2009

Titik Hitam yang Memudar di Sudut Kecil Hatiku


Aku tetap tidak mengerti bagaimana kehidupan ini berlangsung, berjalan, dengan sistem yang diterapkan oleh Tuhan yang sama sekali masih belum ada yang mengungkapnya secara pasti. Sebuah sistem tentang pintu takdir yang semuanya terbuka dan sama sekali tidak menutup kemungkinan untuk masuk ke dalamnya. Sama sekali belum terpecahkan oleh siapapun di dunia ini.

Sekalipun aku mengerti bahwa takdir itu bukanlah penantian yang hanya pasrah tetapi adalah sebuah pilihan yang harus aku tentukan sendiri, tetap saja itu adalah sebuah hal yang hanya dan hanya diketahui dan dimengerti oleh Sang Penciptaku yang telah menurunkanku ke dunia, sekalipun aku telah mengerti untuk apa aku dilahirkan ke dunia, sekalipun aku tahu aku hidup untuk apa, tetap saja sebuah kehidupan yang aku jalani masih terlalu rumit untukku.

Mungkin aku memang harus tetap menjalani hidupku seperti apa saja yang hadir dalam pikiranku, karena memang hal ini yang hanya aku sendiri yang mengerti bagaimana aku harus menjalaninya. Tapi aku sendiripun masih terlalu lambat menentukan apa yang harus aku lakukan, aku masih terlalu egois untuk menunggu, aku masih terlalu lemah untuk menahan semua yang hadir menekanku dari segala arah.

Memang sepertinya aku hanya terlihat seperti apa yang kau lihat, hanya terdengar sebatas yang kau dengarkan, tetapi yang terasakan akan lebih menjelaskan bagaimana sebenarnya sebuah kehidupan itu menjadikanku seperti ini, seperti yang kau lihat dan kau dengar. Seperti semua yang terlihat dari luar ,akan tetap lebih sedikit kau pahami daripada apa yang terjadi didalam.

Tanpa perlu berhenti dari sini, aku sepertinya masih terlau takut mengarungi kehidupan yang ada didepanku. Meskipun aku rasa aku lemah tapi aku tetap tak akan berhenti sebatas apa yang tersisa dariku, aku tetap akan berjalan lebih kuat dari sekuatku, aku akan menempuh lebih jauh lagi jalan dari yang kubilang semampuku. Aku akan tetap berjalan. Sebagai orang yang tidak hanya bisa bermimpi, tapi sebagai seorang yang akan melakukan lebih dari apa yang aku impikan. Lebih dari itu.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

its so awsome... you can write everything that you feel out..

Posting Komentar