
Selalu saja, katakan apa yang terjadi disana. Selalu saja, aku hanya tak mengerti semua. Aku hanya seperti sebuah batu dalam gua, atau seperti secarik kertas diatas meja di dalam ruang kosong yang hampa. Hanya seperti itu saja, katakan tentang lautan luas yang memantulkan warna langit lebih gelap, lebih dalam. Selanjutnya adalah tentang apa?
Sepertinya tentang sebuah pergerakan di permukaan bumi, dibawah langit yang membentang meluas. Sebuah pergerakan dinamis yang fantastis, bukan hanya pergerakan mekanik yang terlihat dari seonggok daging dan tulang yang bisa bicara, lebih dari itu, sebuah aktivitas perkilatan cahaya dalam satu bagian manusia yang kita sebut akal pikiran. Satu hal yang hanya diberikan oleh Tuhan kepada manusia.
Lewat semua aktivitas yang terlihat dan terekam waktu yang hanya mampu berjalan maju, karena waktu sebenarnya tidak berputar, muncul sebuah pertanyaan yang tak bisa terjawab dan hanya mampu menerka-nerka, apa yang akan terjadi selanjutnya? Karena waktu itu tidak berputar, mungkin hanya jam yang tergantung di dinding kamarmu saja yang berputar, membawa sebuah misteri lain tentang pergerakan selanjutnya. Yang pasti, akan semakin terlihat lebih nyata bahwa yang kau lihat itu benar-benar kehidupan.
Titik mustahil yang nyata, yang hanya bisa terlihat disini. Aktivitas sebuah nyawa dalam sebuah raga, menjadi awal dari sebuah kenyataan dalam kemustahilan yang disebut keajaiban. Yang berawal dari sebuah reaksi di atas kesadaran manusia, sebuah hal yang sangat dekat dengan keajaiban, sebuah reaksi yang menimbulkan keyakinan, sebuah harapan.
Harapan yang selanjutnya menjadi pemicu pergerakan dinamis yang terjadi dan diluar perkiraan serta sama sekali tidak mengikutsertakan logika yang ada. Semua terjadi diluar batas kekuasaan manusia, yang awal mulanya terjadi dari sebuah bayang-bayang tidak nyata yang hanya terlihat oleh beberapa kehidupan saja. Menjadi sebuah kenyataan yang benar-benar ada di depan mata. Untuk semua jiwa yang hidup. Jangan pernah berhenti berharap.

0 komentar:
Posting Komentar