
Ada yang bilang hidup itu membosankan, hidup itu terlalu lama untuk dijalani apa adanya, hidup itu tidaklah memberikan apa yang kau inginkan. Terlalu butuh banyak pengorbanan yang sia-sia dan tak berguna, sepertinya mati atau tak pernah dilahirkan mungkin lebih baik.
Ada yang bilang hidup itu hanya sekali. Jadi selagi kita masih hidup adalah kesempatan untuk menikmatinya sepuas-puasnya, yang penting adalah bisa bersenang-senang tanpa ada gangguan sebelum jatah hidupnya habis, masalah perjuangan dan masa depan itu urusan belakangan.
Ada yang bilang hidup itu tinggal dijalani saja, tinggal mengikuti takdir saja, karena proses kehidupan kita telah ditakdirkan yang Maha Kuasa sehingga kita tidak perlu lagi mengubah-ubah jalan hidup kita. Hidup ini tinggal dijalani saja, katanya.
Ada yang bilang hidup ini tentang pilihan yang kau tentukan, masalah takdir itu hanya untuk beberapa hal saja. Untuk yang lainnya adalah tergantung dirimu sendiri bagaimana memutuskan sebuah pilihan untuk kehidupanmu.
Ada yang bilang hidup ini terlalu indah untuk kau lewatkan, hidup ini penuh dengan cerita-cerita tak terdefinisikan tentangnya yang biasa kita sebut keajaiban, hidup penuh dengan kasih sayang dan cinta, penuh dengan persahabatan dan kebersamaan, penuh dengan perjuangan dan harapan, karena hidup terlalu indah untuk kau lewatkan.
Yang aku bilang, kehidupan adalah kesempatan satu-satunya untuk merasakan kekuatan mimpi dan perjuangan, satu-satunya kesempatan menyaksikan keajaiban, satu-satunya kesempatan menjalani hitam dan putih dunia, satu-satunya kesempatan untuk mencintai dan dicintai, satu-satunya kesempatan untuk melewati hari-hari dengan tawa dan air mata bersama semuanya.
Karena jika kau tidak pernah hidup, kau tidak akan pernah merasakannya.

0 komentar:
Posting Komentar