Malam kita begitu ramai oleh bom dan roket yang mereka luncurkan, kita harap kita masih dapat melihat pagi dengan mataharinya yang bersinar dan menerangi bumi kita kembali. Tanpa kita tahu apakah masih bisa kita hidup untuk melihat esok pagi, tanpa kita tahu apakah yang terjadi di ujung jalan yang terbakar api-api pertempuran. Kita masih akan terus maju bersama-sama di jalan ini. Kemanakah suara-suara perlawanan dari saudara-saudara kita ketika bom-bom mereka menghancurkan rumah-rumah kita, ketika peluru mereka berdesingan disamping telinga kita, ketika jeritan kita terdengar di malam hari melihat anak-anak tergeletak dan tak bergerak lagi dan ketika para pemuda kita terjatuh dengan bersimbah darah sebagai sang pejuang sejati.
Jiwa kita yang senantiasa berdo’a dan tangan kita yang tak akan berhenti berjuang walau dengan batu-batu yang yang berserakan di halaman depan rumah kita, kita tak akan menyerah walau mereka tetap akan membantai kita semua dengan kejamnya. Kita akan korbankan seluruhnya yang kita punya untuk jalan ini, kita akan merebut kembali apa yang telah mereka rebut dari kita.
Jiwa kita yang senantiasa berdo’a dan tangan kita yang tak akan berhenti berjuang walau dengan batu-batu yang yang berserakan di halaman depan rumah kita, kita tak akan menyerah walau mereka tetap akan membantai kita semua dengan kejamnya. Kita akan korbankan seluruhnya yang kita punya untuk jalan ini, kita akan merebut kembali apa yang telah mereka rebut dari kita.
Karena bagi kita hanya cukup satu hal saja yang harus kita yakini dan kita perjuangkan. Bahwasannya janji Allah Swt. pasti akan segera datang kepada kita. Kita hanya perlu meyakininya saja dan terus berjuang mempertahankan apa yang kita yakini.
Kita tak akan pernah menyerah.

0 komentar:
Posting Komentar